PANGGILAN TUHAN KEPADA SAMUEL
Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: “Samuel! Samuel!”Dan Samuel menjawab : “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.” (1 Samuel 3: 10)
Saudaraku yang terkasih dalam Nama Yesus Kristus, Tuhan kita ! Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan. 1 Samuel 3:10 adalah sebuah ayat yang menceritakan tentang panggilan Tuhan kepada Samuel, seorang anak muda yang melayani di tabernakel. “Kemudian datanglah Tuhan, berdiri di sana dan memanggil seperti sebelumnya: “Samuel, Samuel!” Maka Samuel menjawab: “Inilah aku, sebab Engkau memanggil aku.” Ayat ini adalah bagian dari cerita tentang bagaimana Tuhan memanggil Samuel untuk menjadi nabi-Nya. Samuel sedang tidur di tabernakel, dan Tuhan memanggilnya tiga kali sebelum ia menjawab. Dalam ayat ini, kita melihat beberapa hal penting: Pertama: Tuhan memanggil Samuel dengan nama-Nya, menunjukkan bahwa Tuhan mengenalnya secara pribadi. Tuhan memanggil Samuel menjadi nabi-Nya dan melakukan pekerjaan-Nya. Kedua: Samuel menjawab dengan kata-kata “Inilah aku, sebab Engkau memanggil aku”, menunjukkan bahwa ia siap untuk mendengarkan dan mengikuti Tuhan. Ketiga: Tuhan memanggil Samuel dua kali, menunjukkan bahwa Tuhan ingin memastikan bahwa Samuel mendengar panggilan-Nya. Saudaraku yang terkasih, ayat ini mengingatkan dan mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan juga memanggil kita untuk melakukan pekerjaan-Nya dan mengikuti-Nya. Panggilan itu adalah sesuatu yang harus kita syukuri, karena kita dipanggil bukan karena sesuatu kelebihan atau karena kebaikan yang kita lakukan, melainkan semua karena kasih karunia Tuhan. Kita dipanggil Tuhan dengan berbagai kasih karunia melalui talenta atau bakat-bakat yang kita miliki. Marilah semua umat Tuhan memberikan yang terbaik bagi Tuhan. Melakukan panggilan Tuhan dan mengikutiNya, mengajarkan kepada kita agar lebih focus dan lebih banyak mendengarkan Firman Tuhan serta ajaran-Nya bukan mendengarkan rayuan atau godaan dunia ini. Lakukanlah panggilan Tuhan dengan hati yang siap dan terbuka, seperti Samuel! Amin (TS)


