ALLAH AKAN MENEGUHKAN KITA
“Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.” (I Korintus 1:8)
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, Paulus dalam memulai suratnya kepada jemaat Korintus dimulai dengan ucapan syukur kepada Allah atas penyertaan dan hikmatNya yang senantiasa melingkupi orang-orang percaya. Setelah itu, Paulus menyaksikan imannya kepada jemaat Korintus, bahwa hanya didalam Yesus Kristus dia kaya dalam segala hal (ayat 5). Yesus Kristus baginya dan bagi orang percaya adalah sumber kekuatan, hikmat, pengharapan dan pemulihan dalam menjalani hari-hari yang tidak menentu.
Kesaksian iman Paulus itu bukanlah hasil karangan atau hanya buah hanyalannya, itu memang benar-benar terjadi dalam hidupnya. Ketika kesulitan demi kesulitan menghinggapi hidupnya karena berita Injil yang dia beritakan, dia merasakan bagaimana Allah menguatkan dan menolong dia. Ketika dia kelaparan dan penuh dengan keterbatasan, Allah datang mencukupkan segala kebutuhan kehidupan. Ketika Paulus dikejar dan mau dibunuh, Allah datang melepaskannya. Allah tidak membiarkan Paulus berjuang seorang diri, tetapi dia selalu menguatkan dan meneguhkan Paulus melewati segala sesuatunya.
Hal itu jugalah yang disampaikan Firman Tuhan kepada kita hari ini. Banyak hal dalam diri kita yang membuat kita menjadi lemah dan tidak berdaya menjalani hari-hari kehidupan kita. Belum lagi persoalan atau kesulitan yang datang dari luar diri kita yang hendak menghancurkan bahtera kehidupan kita. Bila kita hanya mengandalkan diri kita sendiri, niscaya kita akan dikalahkan dan menderita. Sebab, kita atau bahkan segala sesuatu yang ada di dunia ini mempunyai berbagai keterbatasan. Hanya Yesus Kristus, yang adalah sumber hikmat dan kekuatan yang akan meneguhkan orang yang percaya dan bersandar kepadaNya. Hanya didalam Kristus kita menjadi kaya dalam segala hal, sesulit dan seberat apapun kehidupan kita. Ketika Dia berkehendak, Dia dapat memakai alam ini untuk meneguhkan dan menolong kita dari segala sesuatunya. Tidak ada satupun kuasa yang dapat menghambat atau melampaui kuasa dan kasihNya kepada orang percaya.


