Dalam Naungan Sayap-Nya
Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung; kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.”
Mazmur 91:4
Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, Tuhan kita!
Salam dan doa kami dari HKBP Medan Sudirman. Semoga hidup kita senantiasa dinaungi oleh kasih setia Tuhan.
Mazmur 91 adalah salah satu mazmur penghiburan terbesar dalam Alkitab, sebuah lagu iman yang lahir dari pengalaman nyata akan penyertaan Allah. Pada ayat ke-4, pemazmur memakai gambaran yang begitu lembut namun kuat: Tuhan seperti burung induk yang menutupi anak-anaknya di bawah sayap, melindungi mereka dari bahaya, cuaca buruk, dan ancaman pemangsa. Gambarannya penuh kehangatan, kedekatan, dan rasa aman yang mendalam. Di dunia yang penuh tekanan, ketakutan, dan ketidakpastian ini, kita sering merasa seperti anak burung kecil—rapuh, terbatas, dan mudah terguncang. Namun Mazmur 91:4 menegaskan bahwa kita tidak sendirian. Tuhan menyediakan naungan kasih-Nya sebagai tempat perlindungan, dan kesetiaan-Nya menjadi perisai yang menjaga hidup kita dari segala serangan yang tidak terlihat. Bayangkan seorang ibu yang memeluk anaknya saat petir menyambar. Anak itu tidak memahami badai, tidak tahu apa yang terjadi, tetapi cukup tahu bahwa ia aman dalam pelukan ibunya. Demikianlah kita di hadapan Tuhan—kadang kita tidak mengerti rencana-Nya, tidak memahami jalan-Nya, tetapi saat kita berlindung di bawah sayap-Nya, kita menemukan damai yang melampaui akal. Saudaraku, perlindungan Tuhan bukan berarti hidup tanpa badai, tetapi Tuhan selalu menyediakan naungan di tengah badai. Kesetiaan-Nya tidak pernah berubah. Ketika hati kita diserang rasa takut, ketika tubuh kita lelah, atau ketika situasi hidup terasa mengancam, datanglah kepada Tuhan dan berdiam di bawah sayap-Nya. Hari ini, mari kita percayakan hidup sepenuhnya kepada Dia yang setia. Di bawah sayap-Nya, ada perlindungan. Dalam kesetiaan-Nya, ada kekuatan. (JS)


